Showing posts with label Hardware. Show all posts
Showing posts with label Hardware. Show all posts

Bunyi Beep Pada Komputer

Arti Bunyi Beep, Dan Macam Macam Bunyi Beep Pada Komputer Berdasarkan Jenis BIOS

Bunyi beep adalah sebuah suara yang keluar dari komputer sebagai indikasi adanya masalah pada komputer. Bunyi beep keluar apabila BIOS mendeteksi kerusakan salah satu perangkat utama pada saat POST. Dengan adanya bunyi beep ini, kita diberi kemudahan untuk mengetahui jenis kerusakan pada komputer. Akan tetapi tidak semua orang tau, makna dari bunyi beep yang keluar. Bahkan beberapa pengguna yang masih awam mengabaikan bunyi beep ini. Padahal bunyi beep adalah kode penting untuk mengetahui jenis kerusakan. Oleh karena itu pada artikel kali ini, penulis akan membahas tentang Arti Dari Bunyi Beep, serta macam-macam bunyi beep berdasarkan jenis biosnya.

Bunyi Beep Pada AMI BIOS

  • Beep 1 kali, menandakan RAM rusak, tidak terdeteksi atau tidak terpasang dengan benar
  • Beep 2 kali, menandakan RAM bermasalah (Memory Parity Error in First 64 KB Block)
  • Beep 3 kali, menandakan RAM bermasalah (Memory Read/Write Error in First 64 KB Block)
  • Beep 4 kali, menandakan Motherboard bermasalah atau rusak.
  • Beep 5 kali, menandakan Processor rusak
  • Beep 6 klai, menandakan Keyboard rusak, tidak terbaca atau tidak terpasang dengan benar
  • Beep 7 kali, menandakan Processor rusak
  • Beep 8 kali, menandakan VGA rusak atau tidak terpasang dengan benar
  • Beep 9 kali, menandakan BIOS bermasalah
  • Beep 10 kali, menandakan Motherboard rusak
  • Beep 11 kali, menandakan CMOS rusak atau tidak terpasang dengan benar. Atau bisa juga baterai CMOS sudah aktif
  • 1 Beep panjang dan 3 Beep pendek, menandakan Memory tambahan rusak, atau error
  • 1 Beep panjang dan 8 Beep pendek, menandakan tes tampilan gambar gagal

Bunyi Beep Pada Award BIOS

  • Beep 1 kali panjang terus menerus, menadakan RAM rusak atau tidak terpasang dengan benar
  • Beep 1 kali panjang dan 1 kali pendek, menandakan RAM atau Motherboard mengalami kerusakan
  • Beep 1 kali panjang dan 2 kali pendek, menandakan VGA rusak atau tidak terpasang dengan benar
  • Beep 1 kali panjang dan 3 kali pendek, menandakan Keyboard rusak atau tidak terpasang dengan benar
  • Beep 1 kali panjang dan 9 kali pendek, menandakan BIOS mengalami kerusakan
  • Beep pendek tak terputus, menandakan Power Supply mengalami kerusakan, jika terjadi hal demikian lebih baik komputer jangan dihidupkan terlebih dahulu sampai Power Supply diganti.
  • Beep 2 kali pendek, menandakan RAM tidak terpasang dengan benar

Bunyi Beep Pada Phoenix BIOS

Beep pada Phoenix BIOS seperti serangkaian bunyi yang dipisahkan oleh pause.
  • Beep 1-1-4, menandakan BIOS mengalami kerusakan
  • Beep 1-2-1, menandakan Motherboard mengalami kerusakan
  • Beep 1-3-1, menandakan RAM rusak atau tidak terpasang dengan benar
  • Beep 3-1-1, menandakan Motherboard mengalami kerusakan
  • Beep 3-3-4, menandakan VGA mengalami kerusakan
  • Beep 1-1-4-1, menandakan kesalahan cache (Level 2)
  • Beep 1-2-2-3, menadakan ROM BIOS Checksum
  • Beep 1-3-1-1, menandakan RAM mengalami kerusakan
  • Beep 1-3-1-3, menandakan Keyboard mengalami kerusakan
  • Beep 1-3-4-1, menandakan RAM bermasalah
  • Beep 1-3-4-3, menandakan RAM mengalami kegagalan pada byte rendah
  • Beep 1-4-1-1, menandakan RAM mengalami kegagalan pada byte tinggi
  • Beep 2-1-2-3, menandakan ROM pemberitahuan hak cipta

Hal Ini Menjadi Penyebab Harddisk Rusak

 Hal Ini Menjadi Penyebab Harddisk Rusak

Hard Disk
Hard Disk
Hardisk adalah salah satu komponen penting komputer. Harddisk berfungsi sebagai media penyimpanan data untuk komputer. Harddisk menyimpan data didalam sebuah piringan, piringan itulah yang terus berputar agar data dapat dibaca. Karena komponen harddisk sangat kompleks, perangkat yang satu ini sangat rentan kerusakan. Untuk mengantisipasi kerusakan pada harddisk ini, kali ini penulis akan memberikan hal-hal yang menjadi pemicu rusaknya harddisk.

Penyebab Hardisk Rusak

1. Over Heat

Over Heat atau panas berlebih merupakan salah satu penyebab rusaknya harddisk. Harddisk merupakan salah satu perangkat yang mudah panas. Ditambah lagi harddisk tidak memiliki pendingin seperti pada processor. Jadi overheat pada harddisk sangat mungkin terjadi karena, semakin lama pemakaian maka harddisk akan semakin panas. Untuk mengatasi masalah tersebut, teman-teman dapat menambahkan kipas tambahan untuk mendinginkan harddisk.

2. Penggunaan Yang Berlebihan

Tidak ada sesuatu yang baik jika berlebihan. Begitu juga dengan penggunaan harddisk. Penggunaan harddisk seperti untuk menonton Film atau bermain Game dalam waktu yang lama juga dapat menyebabkan kerusakan pada harddisk. Dengan melakukan aktifitas yang berlebihan, piringan harddisk akan terus berputar untuk membaca serta mengolah data, sehingga menyebabkan panasnya harddisk.

3. Terlalu Sering Melakukan Instalasi

Instalasi aplikasi pada komputer juga berpengaruh pada harddisk. Saat melakukan instalasi komputer akan menulis data di harddisk, sedangkan saat melakukan uninstall komputer akan menghapus data di harddisk. Jika dilakukan secukupnya hal itu tidak akan bermasalah, tetapi jika terlalu sering dilakukan akan membuat sector atau wilayah tertentu pada harddisk mengalami kerusakan atau biasa disebut Bad Sector.

4. Benturan

Harddisk juga sangat rentan, harddisk tidak tahan benturan. Saat terjadi benturan akan ada perangkat yang mengalami kerusakan atau bisa juga menjadi bad sector. Benturan yang penulis maksud seperti gesekan, guncangan dalam tas dan terjatuh.

5. Faktor Usia

Tidak dapat dipungkiri, perangkat komputer memiliki masa / waktu untuk dapat digunakan dengan baik. Faktor usia pada harddisk juga dapat menjadi penyebab harddisk rusak, karena penggunaan harddisk yang sudah terlalu sering, entah itu untuk read / write data.

mempercepat startup komputer



Cara mempercepat startup komputer


Mengapa komputer lama saat dihidupkan? apakah ada yang salah pada sistemnya atau pada komputernya? apakah komputer mengalami kerusakan? pertanyaan itu sering muncul ketika kita menghidupkan komputer tetapi loading startup untuk menampilkan windows menjadi sangat lama. Pada kesempatan ini saya akan berbagi tentang cara mempercepat startup windows sehingga anda tidak perlu menunggu lama saat menghidupkan komputer. Pada saat komputer pertama kali dihidupkan, komputer akan meload semua program-program yang ada untuk ditampilkan pertama kali pada windows, jika semakin banyak program yang akan dibuka oleh system maka proses untuk meload data dari program membutuhkan waktu yang lama pula. untuk itu ada beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mempercepat loading startup pada komputer:

1.  Langkah pertama kita akan meminimalis program yang akan dibuka oleh system pertama kali dengan masuk ke system startup yaitu dengan menekan Windows + Rpada keyboard atau mencari run pada windows anda.
2.  Langkah kedua ketikkan msconfig pada jendela run kemudian klik OK atau menekan ENTER.

3.  Akan muncul system configuration, setelah itu klik startup pada menu bar dibagian atas
4.  Setelah muncul pilih disable all atau anda bisa mencentang program yang diinginkan. kemudian klik apply dan OK

5.  Selanjutnya pilih boot pada menu bar kemudian pilih advanced options

6.  Centang number of prosessor kemudia pilih 2 jika komputer anda dual core dan pilih yang lain jika komputer anda mempunyai spesifikasi yang lebih tinggi. selanjutnya klik OK

7.  Kemudian anda akan kembali ke jendela system configuration, Klik OK untuk menyimpan hasil settingan.

Perbedaan Warna Hardisk WD




Perbedaan Warna Hardisk WD

Salah satu merek harddisk yang banyak digunakan untuk PC, laptop ataupun notebook adalah Western Digital (WD). Pabrikan harddisk yang paling lama di dunia ini memiliki beberapa macam jenis harddisk terbaik yang dibuat dengan warna berbeda. WD membuat beberapa warna harddisk tersebut ada maksud nya, bukan karena warna tersebut bagus atau karena banyak orang yang suka warna itu.
WD membuat harddisk dengan warna merah, biru, hitam dan juga warna hijau. Masing-masing warn tersebut berbeda dari segi funngsi dan kapasitasnya. Dari perbedaan warna hardisk WD dan kapasitas harddisk inilah kita bisa memilih mana yang paling sesuai dengan kebutuhan. Kalau kamu ingin laptop yang bisa menjalankan berbagai aplikasi atau untuk gaming, maka kamu harus memilih harddisk yang berkapasitas besar.
Dari sini kamu bisa memilih warna harddisk yang sesuai dengan ukuran media penyimpanan yang dibutuhkan. Untuk berbagai kebutuhan pengguna itulah maka WD membuat beberapa warna harddisk. Nah dibawah ini adalah penjelasan dan pengertian perbedaan warna hardisk WD Black, WD Red, WD Green dan WD Blue yang beredar dipasaran.

WD Red

Hardisk WD Red hadir dalam kapasitas 2 TB, 3 TB, 4TB dan 6TB. Dengan pembaharuan teknologi NAS (Network Attached Storage) yang sangat cocok untuk penggunaan jaringan storage dan server. Suhu rendah tidak berisik serta konsumsi daya yang rendah. Garansi untuk hardisk WDC Red ini adalah 3 tahun berbeda dengan tipe lainnya yang hanya 1 tahun.  WD Red yang ber label warna Merah ini dirancang khusus untuk server rumah maupun kantor/perusahaan yang menggunakan sistem NAS.
WD Green
Hardisk Western Digital Green sangat ramah lingkungan karena bekerja dalam suhu yang rendah dan tidak boros daya, sehingga hardisk WD Green ini lebih tahan lama dan tidak cepat rusak. WDC Green memiliki kemampuan Smart Rpm yangg akan menurunkan Rpm ke 5400Rpm saat melakukan pekerjaan ringan, ketika melakukan pekerjaan berat akan meningkat sampai 7200Rpm dengan kombinasi teknologi IntelliSeek dan IntelliPower. Harddisk WD Green ini cocok digunakan pada Dekstop PC ramah lingkungan serta perangkat yang membutuhkan media simpan yang dingin dan tidak berisik.

WD Blue

Harddisk dengan warna Biru merupakan jajaran harddisk yang memiliki keseimbangan antara performa dan kehandalan peforma yang ditujukan untuk komputer desktop. Western Digital Blue hadir dalam kapasitas 320GB, 500GB dan 1TB. Hardisk WD Blue ini sangat cocok untuk PC dengan kebutuhan sehari – hari seperti office, browsing dan untuk kebutuhan data yang tidak terlalu besar.

WD Purple

WD Purple merupakan hardisk internal drive berukuran 3,5 inci yang dirancang khusus untuk menampung data dari video pengawas (CCTV). Karena itu, drive ini bisa bekerja selama 24 jam sehari bahkan mampu selalau menyala non-stop. Purple HDD sudah dilengkapi AllFrame and Advanced Format Technology (AFT), teknologi yang membantu mengurangi hilangnya rekaman video. WD juga melengkapinya dengan teknologi yang memungkinkan format penyimpanan lebih efisien.

WD Black

Western Digital Black adalah seri hardisk WD yang paling tinggi  ke dua dalam kelas hardisk internal 3.5 inci dan mempunyai performa lebih cepat dari seri Blue, Purple ataupun Green. Adapun seri berwarna Hitam, ditujukan bagi pengguna yang butuh media penyimpanan yang memiliki performa tertinggi. WD Black sangat cocok unruk pengguna dari segmen multimedia, desain, dan gaming.

WD Gold

Hard disk tersebut diklaim sebagai varian paling tinggi di antara semua varian hard disk milik WD. Hard disk yang dirancang untuk Data center/Server yang memiliki efisiensi daya lebih tinggi dan kinerja yang lebih tinggi  dari WD Red dan WD Black karean berkat pengadopsian teknologi HelioSeal. Dengan kemampuan tersebut, WD Gold diklaim mampu mengurangi TCO (Total Cost of Ownership / Total biaya kepemilikan) server dan sistem penyimpanan, memberikan manfaat untuk administrator IT yang menghadapi tantangan dari kebutuhan penyimpanan yang semakin besar dengan anggaran terbatas.
Dengan mengetahui beberapa perbedaan warna hardisk WD dan kapasitas dari harddisk keluaran Western Digital, kamu bisa memilih dan menggunakannya untuk berbagai kebutuhan. Jika kamu membutuhkan kapasitas yang besar, tinggal pilih saja berapa besar kapasitas penyimpanan yang kamu butuhkan. WD adalah merek harddisk yang ternama dan berkualitas.
Dengan memahami fungsi dan perbedaan warna hardisk WD Black, WD Red, WDC Green, WD Blue dan WD Purple dapat menjadi acuan anda untuk memilih storage harddisk yang tepat sesuai kebutuhan anda, maka kamu bisa mendapatkan kenyamanan untuk penyimpanan data, gambar, musik, video dan lainnya. Semakin besar kebutuhan penyimpanan data maka semakin besar harddisk yang kamu butuhkan.

Hardisk

Hard disk berfungsi sebagai media penyimpanan data pada komputer, jika hard diskmengalami permasalahan maka kerja komputer menjadi terganggu atau bahkan komputer akan mati karena komputer menggunakan hard disk untuk booting dan menjalankan sistem operasi yang digunakan.
Berikut adalah beberapa masalah yang sering timbul saat hard disk mulai mengelami kerusakan:
  1. Komputer tidak dapat di booting karena tidak ada sistem yang dituju.
  2. Kerja komputer menjadi sangat lambat dan sering hang saat digunakan.
  3. Komputer tiba-tiba mati dan hidup lagi (restart sendiri)
  4. Kesulitan dalam membuka atau membaca data.
  5. Ada bunyi keras yang keluar dari hard disk.
  6. Komputer tidak dapat di instal ulang karena hard disk tidak terbaca oleh komputer.
Diagnosa permasalahan pada hard disk:
  • Kemungkinan hard disk tidak terhubung dengan pada komputer atau hard disk terlepas pada slotnya sehingga hard disk tidak terdeteksi.
  • Hard disk tidak mendapat power yang cukup dari power supply karena lemahnya daya dari power supply
  • Kerusakan fisik dari hard disk akibat terjatuh atau benturan.
  • suhu hard disk yang terlalu panas sehingga hard disk sulit untuk membaca cata
  • Terjadi bad sector pada hard disk yang menyebabkan hard disk kesulitan untuk membaca data.
Solusi:
  • Pastikan hard disk sudah terpasang dengan baik dan benar.
  • Periksa koneksi kabel data hard disk
  • Cek hard disk dengan tool scan disk
  • Apabila hard disk tetap tidak terdeteksi maka ganti dengan hard disk yang baru

Power Supply

Power Supply adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk merubah arus AC menjadi DC dan mensuplai tegangan ke perangkat komputer seperti: morherboard, hardisk, CD ROOM dan lain-lain. Power supply merupakan sumber tegangan komputer yang paling utama, sehingga jika power supply mengalami masalah, maka sem;ua komponen komputer juga akan mengalami masalah yang menyebabkan komputer tidak bisa menyala atau mati.
Berikut adalah permasalahan yang sering terjadi pada power supply:
  1. Komputer tiba-tiba mati dan hidup kembali (restart) pada saat sistem sedang bekerja.
  2. harddisk dan kipas pendingin tidak mau berputar
  3. Power On atau system start up failure
  4. Sistem komputer sepenuhnya mati
Diagnosa permasalahan:
  • Tegangan pada power supply menurun sehingga tidak mencukuoi untuk dibagikan ke semua komponen hardware komputer.
  • Permasalahan pada tombol ON/OFF pada power supply
  • Kabel power yang menghubungkan power supply dengan sumber tegangan listrik rusak
  • Kipas pada power supply mengalami kerusakan sehingga tidak berputar yang meyebabkan panas yang berlebihan pada power supply.
Solusi:
  • Cek sumber tegangan yangada, atau bila perlu pada stavolt untuk menstabilkan tegangan listrik
  • Cek kabel power atau coba ganti dengan kabel power yang lain.
  • Jika kipas pada power supply tidak berputar, ganti dengan kipas yang baru
  • Cek saklar ON/OFF pada bagian belakang power supply
  • Ganti power supply yang sesuai dengan kebutuhan hardware komputer anda, karena setiap power supply mempunyai batas kemampuan tertentu.